Sebut Saja Angkanya

uang

Adalah suatu hal yang lumrah ketika pada saat intervew kerja, pelamar diberikan pertanyaan mengenai berapa gaji yang diinginkan. Hal bisa menurut saya, karena (bagi saya) pekerjaan adalah saling kecocokan, sama seperti mencari pasangan. kalo ga cocok ya ga bisa berlanjut.

Dari beberapa kali kesempatan, ketika saya menjadi interviewer, menanyakan hal tersebut kepada pelamar. Beberapa diantaranya tidak berani menyebut angka, atau bahkan menyebutkannya dengan nada ragu. Hal ini saya temukan (sebagian besar diantaranya) adalah dari pelamar yang berasal dari daerah atau kota penyangga/kota kecil. Entah karena minder, tidak tahu ‘harga’, atau memang tidak terbiasa.

Bagi saya (interviewer) ketika seseorang menyebutkan angka, maka dia tahu target apa yang dia inginkan. Hal ini tentu baik untuk pekerjaan, bukan karena mengejar nilainya, tapi dia tahu apa yang harus dia kerjakan. Maka dia akan melakukan segala hal untuk mencapai target yang dibebankan (sesuai dengan gaji yang dia inginkan).

Lalu pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara menyebut angkanya? Continue reading “Sebut Saja Angkanya”