bbm

Menikmati kopi sambil mengobrol tentang BBM

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat kepada Jokowi yang sudah terpilih untuk memimpin negeri ini dalam 5 tahun ke depan. semoga amanah 🙂

Ternyata menarik mengikuti masa transisi dari SBY ke Jokowi, dan keduanya setuju untuk melakukan transisi semulus mungkin meskipun berbeda partai. salah satu bahasan adalah mengenai harga BBM, apakah akan dinaikkan di masa SBY atau nanti saat Jokowi mempimpin. *atau apakah harga BBM harus naik?

Ya.. apakah harga BBM harus naik?

Pendapat yang sering muncul adalah bahwa penikmat BBM bersubsidi adalah orang-orang kaya dengan mobil-mobil mereka. Apakah benar? sampai saat ini belum ada riset pasti apakah hal itu benar.

Menurut saya begini, mobil-mobil mahal orang-orang kaya tentu emoh menggunakan BBM bersubsidi yang oktannya rendah itu, mobil mewah akan cepat rusak. Jadi kecil kemungkinan mereka menggunakan BBM bersubsidi.

Kemudian, berapa banyak sih jumlah manusia (dan kendaraannya serta konsumsi BBM subsidinya) yang disebut sebagai orang-orang kaya tadi? Contoh simple adalah ketika lebaran kemarin orang-orang kaya tentu akan lebih mudah membeli tiket pesawat untuk mudik daripada harus bermacet-macet ria di jalan.

Bandingkan pula dengan ketika distribusi BBM kemarin dibatasi, siapakah yang paling banyak mengantri? sebagai catatan, jangan hanya lihat Jakarta, lihatlah keseluruhan INDONESIA!

Jumlah pengguna sepeda motor tentu jauh lebih banyak daripada mobil mewah. Dan siapa pengguna sepeda motor? ya kita-kita juga.

Sekali lagi, belum ada riset pasti mengenai jumlah ini.

Kemudian apa langkah yang bisa dilakukan? satu yang pasti adalah dengan disiplin melakukan efisiensi. Buat anggaran belanja secukupnya dan dukung BUMN untuk maju.

Kata orang, biaya hidup itu murah, yang mahal adalah biaya untuk lifestyle, untuk gaya. Sama seperti manusia atau keluarga, negara pun demikian.

Langkah menteri BUMN juga harus diapresiasi, dengan menggabungkan BUMN semen menjadi Semen Indonesia, maka modal akan lebih kuat dan bisa ekspansi ke luar negeri. Inilah saatnya kita keluar kandang!

Bagi saya pribadi, subsidi BBM adalah salah satu pengaplikasian bahwa pemerintah mensejahterkan rakyatnya. 🙂

Kakek-berdoa

Ucapan mu adalah doa mu

Ada peribahasa ‘mulut mu adalah harimau‘ mu yang kemudian dimodernkan menjadi ‘tweet mu adalah harimau mu‘ yang kurang lebih mengandung arti agar kita berhati-hati dengan segala ucapan kita. Saya sendiri lebih tenang bila mengucapkan ucapan (mulut) mu adalah doa mu.

Hal tersebut terjadi lagi ketika kemarin ada teman kantor yang istrinya baru melahirkan setelah mereka menikah lebih dari 3 tahun. Usut punya usut, ternyata dia mengakui kalau dia pernah berucap:

“saya akan punya anak ketika berumur 30 tahun”.

Dikabulkan! Tahun ini dia sudah menginjak umur 30 tahun. Saat mengucapkannya pun bukan dalam keadaan setelah sholat atau ibadah lain, dia berucap ya dengan santai, saat ngobrol dengan teman-teman yang lain. Mengucapkannya pun sebelum menikah 🙂 Continue reading “Ucapan mu adalah doa mu”

Kepedulian Sosial Seorang Mukmin

Sudah sepertiga Ramadhan kita lewati. Selama itulah kita pernah merasakan lapar dalam kurun setahun ini. merasakan lapar, merupakan pengalaman yang berharga. Dibandingkan bila kita hanya mendengar adanya orang yang kelaparan; atau kita membaca berita ada orang yang mati kelaparan.

Kita menahan lapar tidak sampai mati. Karena, saat azan magrib tiba, kita terkadang melakukan balas dendam dengan menyantap segala makanan yang tersedia di meja makan.

Kita mau menahan lapar karena menuruti perintah Allah Ta’ala. tapi, tahukah kita di luar sana banyak kaum muslimin yang harus menahan lapar karena tanpa diperintah, karena itulah status hidup mereka. Tidak ada makana yang cukup membuat mereka kenyang sepanjang hari. tidur dalam keadaan lapar; bangun juga tidak menemukan makanan tersedia di depan mata.

Mereka tidak punya harta untuk membeli makanan bukan karena mereka pemalas. Mereka orang tua renta, yang sudah sepuh, tidak sanggup melangkah kaki; tidak mampu mengayun tangan untuk bekerja. Terkadang mereka harus memberi makan cucu mereka yang ditinggal yatim oleh orang tuanya.

Allah Ta’ala memanggil kita sebagai kaum mukminin untuk berpuasa, seperti dalam firmannya dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat ke-184. Tapi, pantaskah kita disebut sebagai orang mukmin kalau kita memahami sabda Rasulullah ini? Continue reading “Kepedulian Sosial Seorang Mukmin”

2 minggu tak cukuplah, pak!

Saat postingan ini dirilis, sudah 2x Komisi Pemilihan Umum menggelar Debat Capres. Tapi sekarang saya tidak mau mengomentari atau bahkan mendukung salah satu calon. Saya hanya berharap bahwa calon yang terpilih istiqomah menjalankan tugasnya dan selalu ingat Tuhan dalam setiap langkah dan kebijakannya.

Saya kali ini tertarik dengan salah satu solusi dari Capres Jokowi mengenai penggunaan kartu dan mengubah sistem untuk mengurangi korupsi anggaran dan efisiensi dalam pelayanan publik. Continue reading “2 minggu tak cukuplah, pak!”

Blog Inspiratif ? ini dia

Sebagai manusia biasa, saya pasti juga pernah mengalami turunnya produktivitas. dan saya sangat yakin, hal tersebut juga terjadi pada Anda. Sangat manusiawi. Dan sangat manusiawi pula juga kita juga mencari kembali atau mendatangkan atau menciptakan kembali  semangat tersebut. Salah satunya adalah dengan membaca bacaan inspiratif, seperti blog-nya mas Yodhia Antariksa ini. Tulisannya ringan namun menggugah.

berikut ini adalah salah satu contoh tulisannya.

Tulisan saya minggu lalu yang bertajuk : Kenapa UMR 2013 Harus Menjadi Rp 2,5 juta/bulan menuai sejumlah komentar. Beberapa komentar memberikan counter-argument (yang isinya bahkan lebih panjang dibanding tulisan yang saya posting). Counter argument itu masuk akal dan layak diapresiasi. Toh, sejarah jua yang akan jadi saksi : apakah tulisan saya atau counter argument itu yang mengandung sekeping kebenaran. Continue reading “Blog Inspiratif ? ini dia”

Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu

kemarin, ketika obrolan di grup whatsapp makin seru tetiba saya terdiam, merenung sejenak setelah membaca salah satu postingan sahabat saya. berikut postingannya.

“Kisah dari kejadian nyata
 
Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus.
 Lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, akan tetapi aku tidak mendapatkan seorangpun yang bisa membuatku tertarik.

Kemudian kesibukan kerja dan karir memalingkan aku dari segala hal yang lain. Hingga aku sampai berumur 34 tahun.
 Ketika itulah aku baru menyadari bagaimana susahnya terlambat menikah.
  Continue reading “Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu”

Man shabara zhafira

Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup.

Misi yang dimaksud adalah ketika kalian melakukan sesuatu hal positif dengan kualitas sangat tinggi dan di saat yang sama menikmati prosesnya. Bila kalian merasakan sangat baik dalam melakukan suatu hal dengan usaha yang minimum, mungkin itu adalah misi hidup yang diberikan Tuhan.  Mungkin misi kalian adalah belajar Al-Quran, mungkin menjadi orator, mungkin membaca puisi, mungkin menulis, mungkin apa saja. Temukan dan semoga kalian menjadi orang yang berbahagia.

Akhi, tahukan kalian apa yang membuat orang sukses berbeda dengan orang yang biasa?

Continue reading “Man shabara zhafira”